• Petugas tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (15/7) menghitung mata uang rupiah. Perbaikan perbankan dalam negeri memperkuat nilai tukar rupiah. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
  • Petugas tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (15/7) menghitung mata uang rupiah. Perbaikan perbankan dalam negeri memperkuat nilai tukar rupiah. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
  • Petugas tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (15/7) menghitung mata uang rupiah. Perbaikan perbankan dalam negeri memperkuat nilai tukar rupiah. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
  • Petugas tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (15/7) menghitung mata uang rupiah. Perbaikan perbankan dalam negeri memperkuat nilai tukar rupiah. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
  • Petugas tempat penukaran uang di Jakarta, Rabu (15/7) menghitung mata uang rupiah. Perbaikan perbankan dalam negeri memperkuat nilai tukar rupiah. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Kamis, 16 Juli 2009 | 08:23 WIB

Perbaikan sektor perbankan dalam negeri berpotensi memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Apalagi, investor asing berpeluang menanamkan kembali investasinya di Indonesia. Selain itu, perbaikan ekonomi, pelemahan nilai tukar mata uang dolar AS, dan faktor pemilihan umum dan presiden yang aman ikut memberikan sentimen positif. Foto: VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

Komentar
aryadinata
22/08/2010
Apakah nilai tukar rupiah bisa mencapai 2000 per dollar USA ?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait