• Bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai dirubuhkan dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
  • Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
  • Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
  • Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
  • Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
  • Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi dikawasan Blok M, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Jum'at, 10 Februari 2012 | 18:18 WIB

Pekerja merobohkan bangunan sebuah pusat perbelanjaan yang sudah tidak terpakai lagi di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (09/02/2012). Saat ini ada sebanyak 564 pusat perbelanjaan terdiri dari 132 mall dan sisanya sebanyak 432 swalayan, hypermart, pusat grosir, pertokoan, dan pasar tradisional. Untuk menguruang kepadatan tersebut Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan moratorium izin pembangunan mall hingga tahun 2012. Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar

Komentar
renba
10/02/2012
Tanpa alat pengaman diri pekerja
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait