Warga Darfur unjuk rasa mengenang korban konflik di Darfur dan menuntut diseretnya presiden Omar Al-Bashir di Kedutaan Sudan di London(04/03).Foto : AP Photo / Fiona Hanson
Presiden Sudan, Omar al-Bashir (kiri) saat tiba dipertemuan puncak Uni Eropa Afrika di Lisbon(09/12/07).Foto : AP Photo/Virginia Mayo
Presiden Sudan, Omar al-Bashir, (tengah) menghadiri acara akademi angkatan udara di Khartoum, Sudan, (04/03).Foto : AP Photo/Abd Raouf
Warga Sudan memegang poster Presiden Omar Al-Bashir, menentang keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Khartoum, Sudan, (04/03).Foto : AP Photo/Nasser Nasser
Presiden Sudan, Omar al-Bashir diatas kendaraannya usai menghadiri acara militer di Khartoum, Sudan, (04/03).Foto : AP Photo/Abd Raouf
Demonstran membakar poster jaksa ICC, Luis Moreno Ocampo saat mendukung presiden Sudan, Omar al-Bashir di Khartoum, Sudan(04/03).Foto : AP Photo/Nasser Nasser
Presiden Sudan, Omar al-Bashir diantara pendukungnya usai memberi pidato di istana kepresidenan di Khartoum, Sudan (05/03).Foto : AP Photo/Abd Raouf
Ibrahim, seorang warga Mukjar memegang tengkorak salah satu korban di kuburan masal di Mukjar, Darfur(23/04/07).Menurutnya, setidaknya 25 orang temannya menjadi korban.Foto : AP Photo/Nasser Nasser
Presiden Sudan, Omar al-Bashir, (tengah) menghadiri acara akademi angkatan udara di Khartoum, Sudan, (04/03).Foto : AP Photo/Abd Raouf
Presiden Sudan, Omar al-Bashir, kini menjadi buronan Pengadilan Kriminal Internasional. Pengadilan yang berlokasi di Den Haag, Belanda, (04/03)mendakwa Omar al-Bashir melakukan kejahatan perang dan pelanggaran kemanusiaan di Darfur, Sudan.
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.