• Suasana evakuasi di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10). (FOTO ANTARA/Noveradika)
  • Suasana Desa Kinahrejo, Yogyakarta, yang terkena 'wedhus gembel'. Foto: AP Photo/Trisnadi
  • Seorang petugas melakukan proses evakuasi di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10). (FOTO ANTARA/Noveradika)
  • Bangunan masjid yang tersisa di Desa Kaliadem, Yogyakarta. Foto: AP Photo/Slamet Riyadi
  • Tim SAR mencari korban diantara reruntuhan rumah-rumah yang hancur terkena awan panas. Foto: AP Photo/Slamet Riyadi
  • Suasana Desa Kinahrejo, Yogyakarta, yang terkena 'wedhus gembel'. Foto: AP Photo/Trisnadi
  • Sekelompok polisi berpatroli di Dusun Kinahrejo, Yogyakarta, pasca Gunung Merapi meletus. Foto: AP Photo/Trisnadi
  • Petugas SAR menggergaji pohon yang tumbang diterjang 'wedhus gembel'. Foto: AP Photo/Slamet Riyadi
  • Seekor sapi tewas terbakar di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10). (FOTO ANTARA/Noveradika)
  • Tim penyelamat mencari korban yang mungkin tertimbun reruntuhan. Foto: AP Photo/Trisnadi
  • Hewan dan tumbuhan pun ikut mati terkena awan panas. Foto: AP Photo/Trisnadi
  • Sepeda motor yang telah menjadi rongsokan dan tertutup abu vulkanik di Desa Kaliadem, Yogyakarta. Foto: AP Photo/Slamet Riyadi
  • Dua relawan melintasi abu tebal saat proses evakuasi korban erupsi Gunung Merapi, di Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10). (FOTO ANTARA/Wahyu Putro A)
Rabu, 27 Oktober 2010 | 16:41 WIB

Inilah suasana dusun di sekitar lereng Merapi pasca letusan yang terjadi pada Selasa sore (26/10). Awan panas atau 'wedhus gembel' yang dimuntahkan Gunung Merapi tidak hanya merenggut puluhan nyawa manusia, tapi juga seluruh makhluk hidup disekitarnya. 

Komentar
mangkuyudo
30/10/2010
Sesungguhnya kekafiran dan kemaksiatan adalah sebab segala bencana dan malapetaka di dunia dan akherat. Sebaliknya tauhid, iman, ketaatan kepada Alloh dan RasulNya, komitmen dengan syariat, mendakwahkan agama dan mengingkari orang-orang yang menyelisihi a
Balas   • Laporkan
arief78
28/10/2010
Subhanaulloh dasyatnya teguran dari ALLAH SWT.kalo ALLAH SWT sudah KUNFAYAKUN siapa yang bisa mencegahnya.Teguran yang hanya seujung kuku bisa memporak-porandakan semua yang ada.ALLAH MAHA SUCI,ALLAH MAHA BESAR dan ALLAH MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG.
Balas   • Laporkan
arieve
28/10/2010
masya'allah.. begitu dasyatnya ledakan merapi..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait