• Warga yang tinggal di sekitar Gunung Merapi berkumpul tempat pengungsian di daerah Pakem, Yogyakarta (26/10). Foto: AP Photo
  • Tim medis memberikan pertolongan pada korban letusan Gunung Merapi. Foto: AP Photo/Gembong Nusantara
  • Tim medis mengevakuasi warga yang menjadi korban letusan Gunung Merapi. Foto: AP Photo/Gembong Nusantara
  • Gunung Merapi telah menampakkan indikasi erupsi. Sore tadi, gunung Merapi keluarkan wedhus gembel alias awan panas. Foto: AP Photo
  • Petugas penyelamat membantu penduduk yang baru tiba di tempat penampungan sementara setelah dievakuasi dari tempat tinggal mereka di lereng gunung Merapi.
  • Menurut pos pengamatan Gunung Merapi (PGM) Merapi, awan panas pertama muncul pada pukul 17.02 WIB diikuti awan panas kedua pukul 17.23 WIB. Foto: ANTARA/ Wahyu Putro A
Selasa, 26 Oktober 2010 | 21:41 WIB

Gunung Merapi telah menampakkan indikasi erupsi. Sore tadi (26/10), gunung Merapi keluarkan wedhus gembel alias awan panas mulai pukul 17.02 WIB yang berisi abu dan kerikil. Sifat letusan eksplosif yang mengarah ke barat, barat daya, selatan dan tenggara. Menyusul adanya korban yang terkena awan panas, otoritas berwenang dalam mitigasi bencana akan melakukan upaya paksa mengungsikan warga dari daerah bahaya.

Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait