• Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari Kawasan Balerante, Kemalang, Klaten, Jateng, Minggu (24/10). Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
  • Asap sulfatara menyembul dari puncak Gunung Merapi yang dibadikan dari salah satu bukit di Desa Tegal Mulyo, Klaten, Jateng, Selasa (26/10).
  • Petugas membantu menurunkan penduduk dari mobil bak terbuka di barak pengungsian Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Senin (25/10). Foto: ANTARA/ Wahyu Putro A
  • Asap solfatara disertai guguran material Gunung Merapi terlihat dari Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (26/10).
  • Sebagian besar warga yang tinggal di desa-desa rawan bencana Merapi tetap beraktivitas secara normal meskipun mereka meningkatkan kewaspadaan.
  • Sejumlah siswa SDN Sidorejo 2 berangkat sekolah dengan latar belakang Gunung Merapi. Foto: ANTARA/Hasan Sakri Ghozali
Selasa, 26 Oktober 2010 | 14:30 WIB

Intensitas guguran lava di Gunung Merapi terus mengalami peningkatan (26/10). Peningkatan itu semakin tinggi setelah statusnya ditetapkan menjadi Awas sejak 25 Oktober 2010. Namun upaya evakuasi tidak berjalan lancar. Tidak sedikit warga yang memilih tetap bertahan di rumahnya. Padahal kawasan tempat tinggal mereka masuk Kawasan Rawan Bencana III. Foto: ANTARA

Komentar
boengsoe83
06/11/2010
Good Moment. Sampaikan Salam kami untuk Saudara2 kita disana (G.Merapi) Semogah Mereka diberikan Keselamatan, Amin.
Balas   • Laporkan
elmomino
27/10/2010
gambar bagus, dramatik, tapi kalo liat hasilnya kaya gini. sumpah aku ikut prihatin
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait