ihsan
23/09/2010
sudah saatnya kita harus mempunyai pemimpin yang tegas dan berani, seperti Pak Soekarno dulu, tapi adakah yang seperti beliau saat ini, dengarlah wahai para pemimpin bangsaku ini!!!
t_jey
07/09/2010
untuk apa perbatasan wilayah dirundingkan lagi? bukankah sudah jelas?
apa ini hanya kedok segelintir org u menjual wilayah Indonesia dg kedok kalah argument dlm berunding?
ohh..Indonesiaku yg malang
irwin syah
05/09/2010
kerja abis2 kan uang negara aja huuff...
ahmad
05/09/2010
selesaikan masalahnya dengan cara damai... jangan sampai
terjadi pertumpahan darah..kita masih saudara serumpun..
DONTSAYMYNAME
04/09/2010
PayayyayayyaayayyHHHHHHHHHHHHHHHHhh..........
Jay
02/09/2010
TNI miskin,alutsista lemah, gaji rendah.Mega beli sukhoi 4 biji, Malaysia 4 skuadron/16 batalyon,berkekuatan ratusan pesawat tempur.Gaji tentara malaysia tinggi,TNI kredit rumah bayar anak sekolah tidak mampu, pejabat kaya ,pejabatnya saja suruh perang.
martibencong
02/09/2010
menlu indonesia kayak gitu.. ga tegas.. dasar bencong
mugi putro
30/08/2010
Ini pelajaran bagi bangsa Indonesia yang ketinggalan semua aspek seperti, Teknologi,perlatan militer,Ekonomi. Semangat untuk membangun Teknologi yg lebih maju. Hidup NKRI
HUNHAR
30/08/2010
iya kan yang penting duiiiiiit elu di injek kan gue bisa kaya kalau gini he he heeeeee biarin rakyat modar yang penting 7 turunan bisa kaya aku kan pejabat maka nya pilih pemimpin itu hati hati
enak2 kan ketawa ni orang negerinya lagi d injak2 bukannya nyelesein masalah tambah ketiwir....uhhhhh payah2