• Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/10). VIVAnews/Tri Saputro
  • Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/10). VIVAnews/Tri Saputro
  • Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/10). VIVAnews/Tri Saputro
Kamis, 15 Oktober 2009 | 03:29 WIB

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna saat memberikan keterangan pers tentang penyerahan diri Afram Ramadhan paska penggerebekan di kamar kos mereka di kawasan Ciputat di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/10). Nanan Soekarna, menjelaskan Afram dan kedua temannya Sony Jayadi dan Fajar Firdaus pernah ikut dalam pengajian kelompok Ustad Syaifudin Zuhri alias Ustad SJ. Foto-foto : VIVAnews/Tri Saputro

Komentar
robert98
16/04/2011
"abubakar baasyir" salah satu bukti bahwa "Islam " itu sumber teroris............. belum pelaku-pelaku yang lain....perlu pembelaan apa lagi ?
Balas   • Laporkan
joeco
16/03/2011
ah buktinya yg asli pribumi juga banyak yg jahat...
Balas   • Laporkan
sundel bolong
29/09/2010
Siapa yang menciptakan isu teroris...? Islam tidak mengajarkan teroris termasuk juga Ust. Abu bakar baasyir... hanya saja teroris dibuat untuk pencitraan Islam yang negatif..bongkar dan tangkap semua dalang dibalik skenario ini semua.yg JELAS AS GOBLOG
Balas   • Laporkan
rong-rong
11/08/2010
baasyir memang harus ditangkap! yang namanya orang indonesia keturunan arab memang tidak punya rasa nasionalisme, liat aja di timor leste ada mari al-katiri, di gerakan papua merdeka juga ada keturunan arabnya!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Galeri Foto Terkait